👤Nailul Izzah 🗓️ 28 Juli 2026 Berita 👁️ 50 dilihat
Kedisiplinan merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh, bertanggung jawab, dan memiliki jiwa nasionalisme tinggi. Hal inilah yang mendasari terselenggaranya kegiatan Latihan Baris-Berbaris (LBB) di SMPN 2 Tumpang, yang diselenggarakan pada tanggal 28 Juli 2026 bertempat di lapangan SMPN 2 Tumpang, di mana seluruh siswa-siswi mendapatkan kesempatan langsung untuk berlatih di bawah bimbingan para anggota Koramil Tumpang.
Mengusung tema "Menanamkan Kedisiplinan Melalui Pendekatan Humanis", kegiatan ini berhasil mematahkan stigma bahwa latihan militer selalu identik dengan ketegangan. Sebaliknya, suasana latihan berlangsung penuh semangat, edukatif, dan menyenangkan.
Pendidikan karakter tidak cukup hanya diajarkan melalui teori di dalam kelas, melainkan membutuhkan pembiasaan dan praktik nyata di lapangan. Kolaborasi antara SMPN 2 Tumpang dan Koramil Tumpang menjadi wujud nyata sinergi antara dunia pendidikan dan aparat kewilayahan dalam mengawal pembinaan generasi penerus bangsa.
Kehadiran para pelatih dari Koramil Tumpang disambut dengan antusiasme tinggi oleh para siswa. Sejak pagi hari, halaman sekolah telah dipadati oleh barisan siswa yang siap menerima materi dasar Peraturan Baris-Berbaris (PBB).
Sesuai dengan tajuk kegiatan, para personel Koramil Tumpang menerapkan pendekatan humanis dalam menyampaikan materi. Pelatihan tidak dilakukan dengan cara-cara yang kaku atau menakutkan, melainkan diselingi dengan motivasi, pendekatan persuasif, serta komunikasi dua arah yang interaktif.
Penyampaian yang Edukatif: Gerakan dasar seperti sikap sempurna, istirahat di tempat, lancar bergeser, hingga jalan ditempat diajarkan secara bertahap dan sabar.
Penanaman Nilai Kebersamaan: Siswa diajak untuk memahami bahwa baris-berbaris bukan sekadar kerapian fisik, melainkan latihan kekompakan, keselarasan, dan kepedulian antar-rekan satu pleton.
Motivasi Mental: Di sela-sela latihan, anggota Koramil memberikan pesan-pesan inspiratif mengenai pentingnya menghormati guru, orang tua, serta menjaga kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
"Disiplin itu bukan berarti takut kepada aturan, tetapi kesadaran dari dalam diri untuk berbuat benar pada waktu yang tepat. Melalui pendekatan yang humanis, kami ingin adik-adik di SMPN 2 Tumpang mencintai proses belajar ini dengan rasa bangga, bukan keterpaksaan," ujar salah satu perwakilan pelatih dari Koramil Tumpang.
Para siswa mengikuti setiap sesi latihan dengan penuh semangat. Meskipun terik matahari mulai terasa menjelang siang hari, tidak tampak raut kebosanan di wajah mereka. Gelak tawa sesekali pecah ketika ada instruksi unik yang diberikan pelatih untuk mencairkan suasana, yang kemudian segera dilanjutkan dengan konsentrasi penuh untuk memperbaiki gerakan barisan.
Pihak sekolah, melalui jajaran guru dan kepala sekolah SMPN 2 Tumpang, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Koramil Tumpang atas dedikasi dan kesabaran mereka dalam melatih para siswa. Diharapkan, ilmu dan pengalaman yang didapatkan selama pelatihan ini dapat membekali para siswa dengan mental yang lebih tangguh, jiwa korsa yang kuat, serta kepribadian yang disiplin dalam menyongsong masa depan.
Kegiatan Latihan Baris-Berbaris bersama Koramil Tumpang ini membuktikan bahwa penanaman karakter disiplin dapat berjalan secara efektif tanpa harus kehilangan sisi humanisnya. Melalui kolaborasi yang harmonis antara SMPN 2 Tumpang dan Koramil Tumpang, lahir harapan besar agar para siswa tumbuh menjadi generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki disiplin tinggi, berkarakter luhur, dan siap menjadi garda terdepan pembangunan bangsa di masa depan.